Kamis, 08 Mei 2014

Cara Setting Access Point Outdoor TP-Link untuk Pertama Kali


Assalamua'laikum Wr. Wr.
Ok sesuai janji saya kemarin,  saya akan terus berbagi meski tidak seberapa buat khalayak pencari tutorial.
Kali saya men-share tentang Cara Setting Access Point TL WA5210G Outdoor TP-Link untuk Pertama Kali, meski sebenernya saya kopas dari berbagai blog. Karena, ya tutorial ini sudah menyebar di dunia maya dan saya malas buat bikin asli buatan saya, serta saya tidak tahu siapa sebenarnya yang pertama kali meng-uploadnya jadi saya minta maaf buat yang punya.... Ok gan... (0_-) !!!

Setelah mencari-cari cara men-setting wireless outdoor TP-Link TL WA 5210G milik teman dan juga milik sekolah sendiri akhirnya berhasil juga. 
Berikut tentang cara setting pertama kali wireless outdoor itu.

Alat semacam itu memang berbeda dengan access point untuk indoor, kalau indoor kan tinggal hidupkan, colokan ke komputer untuk mengkonfigurasi dan mengetikkan alamat standar misalnya 192.268.1.xxx, maka kita sudah bisa mengkonfigurasinya dengan mudah sesuai petunjuk bawaan alat. Nah ternyata alat semacam TL WA5210G ini tidak begitu saja. Pada manual tidak ditunjukkan caranya meskipun itu hal sepele. Kalau gak ngerti sampai kapanpun gak bakal bisa mensetting apapun.

Langkah pertama tentu adalah menghubungkan 1 kabel utp dari colokan poe di power injector ke wireless TP Link dan 1 lagi kabel utp dari colokan LAN masih di power injector, serta sumber arus listrik ke power injector, sebagaimana petunjuk bawaan dari alat hingga lampu indikator 2 bagian kiri nyala.
Jika lampu power berkedip terus, itu artinya ada masalah pada supplai arus listrik, saya pernah menghadapi itu, begitu adaptornya diganti yang lain ternyata normal, atau bisa jadi kabel utp yang dari colokan poe (di power injector) itu yang bermasalah, uji saja dengan tes konektor kabel utp apakah urutan menyalanya benar.

Oh ya kabel utp bawaan alat hanya satu, jadi kita harus punya satu lagi untuk menyeting saja, tidak usah panjang-panjang juga gak apa.
Power Injector
 


Kemudian yang tidak ada petunjuk penggunaannya adalah ketika kita baru pertama akan mengkonfigurasi lebih lanjut itu. Bagaimana bisa mengkonfigurasi lebih lanjut kalau alat saja belum bisa terhubung dengan benar ke komputer.

Ternyata solusinya sepele, cukup mengubah ip network di komputer yang kita pakai, bisa diakses dari properties di network conection status itu kemudian mengisikan ip-nya untuk pengalamatan (misalnya isikan 192.168.1.100) dan subnet musk-nya (255.255.255.0) seperti figur di bawah ini.


Setelah itu coba buka via browser (misalnya pakai firefox, internet explorer, opera, safari dan sejenisnya) dengan mengetikkan 192.168.1.254 di address bar (biasanya untuk alamat website ituloh :) ). Masukkan nama admin dengan “admin“, passwordnya juga “admin“. Nah begitu masuk kalau mau men-setting gampang, sudah banyak tuh tutorialnya, silahkan periksa via google saja atau salah satunya.

Di sini saya memang hanya menceritakan pengalaman kecil itu hingga kita bisa masuk ke setingan via browser. Sekali lagi intinya kita harus memberi alamat ip network yang kita pakai karena alat tersebut statusnya harus sebagai Acces Point dulu defaultnya kan sebagai Client. Seperti pada gambar dibawah.Klik pada tab Wireless >> Wireless Mode >> Klik point Access Point.


Nah setelah konfigurasi atau penyetingan selesai baru kita bisa ubah-ubah yang lain, mau kita jadikan apa alat tadi, misal akan kita ubah jadi access point yah monggo di set itu.
Oh ya kalau sudah beres, jangan lupa kembalikan Ip address yang tadi kita ubah menjadi 192.168.1.100 itu ke Optain an IP address automatically atau sesuai setinggan sebelumnya.

Munkin kali ini hanya itu, semoga tetap bermanpaat dan semoga kita bisa berjumpa kembali di lain kesempatan....
Demikian dan wassalamua'laikum Wr. Wb.

Rabu, 07 Mei 2014

Konfigurasi Routing Static 3 Router Pada Packet Tracer (CLI)


Assalamua’laikum Wr. Wb.
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, karena berkat rahmat, hidayah serta inayahnyalah saya bisa menyusun dan menyajikan tutorial cara Konfigurasi Routing Static 3 Router pada Packet Tracer dengan console CLI. 
Saya berharap dari tutorial yang tidak seberapa ini bisa berguana bagi khalayak khususnya para pelajar yang menggeluti jurusan Teknik Komputer Dan Jaringan (TKJ).



Gambar 1. Skema Topologi jaringan
 
Ok langsung saja sebelum memulai langakah-langkah konfigurasi maka terlebih dahulu kita buat sekema topologi jaringan seperti pada gambar 1 diatas, dengan keterangan:
  •   3 router untuk meneruskan jaringan yang satu dengan yang lainnya. 
  • Access Point penggati HUB/Swich untuk membagi sinyal data.
  •  6 PC Client yang sudah dilengakapi Wireless adapter external untuk menerima sinyal data dari AP. 



A.    Konfigurasi Pada Masing-masing Router

1.      Router 1 (R1)
a)      Masuk (klik) router 1.
b)      Klik tab CLI.
c)      Ketikan perintah berikut pada tab CLI:
en, conf t, int fa0/0, ip add 213.111.26.1 255.255.255.0, no shut.
int fa1/0, ip add 193.169.29.1 255.255.255.0, no shut.
*Serta jangan lupa untuk menyertakan (menekan) tombol “Enter” disetiap akhir perintah. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar A.1 di bawah.


Gambar A.1. konfigurasi Router 1 CLI

2.      Router 2 (R2)
a)      Masuk (klik) router 2.
b)      Klik tab CLI.
c)      Ketikan perintah berikut pada tab CLI:
en, conf t, int fa0/0, ip add 193.169.29.2 255.255.255.0, no shut.
int fa1/0, ip add 213.111.27.1 255.255.255.0, no shut.
int fa6/0, ip add 193.169.30.27 255.255.255.0, no shut.
*Serta jangan lupa untuk menyertakan (menekan) tombol “Enter” disetiap akhir perintah. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar A.2 di bawah


.
 Gambar A.2. konfigurasi Router 2 CLI

*Catatan:
Router 2 karena menggunakan jenis Router-PT (Generik) yang hanya tersedia 2 port Fast Ethernet untuk type kabel Cross. Maka, perlu ditambahkan lagi portnya dengan langakah-langkah penambahan port sebagai berikut:
-          Klik router 2 (R2).
-          Klik tab Physical.
-          Matikan router dengan mengklik tombol power (1 pada gambar A.2.a).
-           Pilih PT-ROUTER-NM-1CFE urutan 3 pada MODULES
(2 pada gambar A.2.a)
-          Drag/tarik port Fast Ethernet ke bagian port yang kosong pada router 2
(3 pada gambar A.2.a)
-          Kemudian hidupkan kembali (4 pada gambar A.2.a)
-          Setelah itu close saja.

 Gambar A.2.a Penambahan Port Router 2


3.      Router 3 (R3)
a)      Masuk (klik) router 3.
b)      Klik tab CLI.
c)      Ketikan perintah berikut pada tab CLI:
en, conf t, int fa0/0, ip add 193.169.30.28 255.255.255.0, no shut.
int fa1/0, ip add 213.111.28.1 255.255.255.0, no shut.
*Serta jangan lupa untuk menyertakan (menekan) tombol “Enter” disetiap akhir perintah. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar A.3 di bawah.

 Gambar A.3. konfigurasi Router 3 CLI




B.     Konfigurasi Pada Masing-masing  PC Client
Sebelum mengkonfigurasikan masing-masing PC, ada beberapa hal yang harus terlebih dahulu kita lakukan. Diantaranya:
a)      Mengganti nama SSID (Service Set Identifier) pada masing-masing Access Point.
-          Masuk (klik) pada masing-masing Access Point.
-          Klik tab Config.
-          Pilih Port 1.
-          Kemudian ubah/ganti nama SSID default-nya, terserah sesuai keinginan.
-          Setelah itu close saja.
Gambar B.1. Penggantian Nama SSID
b)      Mengkonekasikan masing-masing PC ke Access Point
-          Masuk (klik) pada masing-masing PC.
-          Klik tab Desktop.
-          Klik menu PC Wireless.
-          Klik tab Connect.
-          Sorot nama Access Point yang ingin dikoneksikan
(Ket.1 pada gambar B.2).
-          Kemudian klik Connect (Ket.2 pada gambar B.2).
-          Setelah itu close saja.
-          Untuk 2 Access Point lagi caranya sama.


Gambar B.2. Pengkoneksian PC ke Access Point
1.      PC 1
a)      Masuk (klik) pada PC1.
b)      Klik tab Desktop.
c)      Klik menu IP Configuration.
d)     Pilih yang static.
e)      Kemudian masukan IP Address, Subnet Mask dan Gateway yang sudah disesuai dengan Router 1 (R1), untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar B.3 dibawah.
f)       Setelah itu close saja. 

Gambar B.3. Pemberian IP Pada PC1

2.      PC 2
a)      Masuk (klik) pada PC2.
b)      Klik tab Desktop.
c)      Klik menu IP Configuration.
d)     Pilih yang static.
e)      Kemudian masukan IP Address, Subnet mask dan Gateway yang sudah disesuai dengan Router 1 (R1), untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar B.4 dibawah.
f)       Setelah itu close saja. 




                   Gambar B.4. Pemberian IP Pada PC2

3.      PC 3
a)      Masuk (klik) pada PC3.
b)      Klik tab Desktop.
c)      Klik menu IP Configuration.
d)     Pilih yang static.
e)      Kemudian masukan IP Address, Subnet Mask dan Gateway yang sudah disesuai dengan Router 2 (R2), untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar B.5 dibawah.
f)       Setelah itu close saja. 


Gambar B.5. Pembian IP Pada PC3

4.      PC 4
a)      Masuk (klik) pada PC4.
b)      Klik tab Desktop.
c)      Klik menu IP Configuration.
d)     Pilih yang static.
e)      Kemudian masukan IP Address, Sunet Mask dan Gateway yang sudah disesuai dengan Router 2 (R2), untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar B.6 dibawah.
f)       Setelah itu close saja.

                    Gambar B.6. Pemberian IP Pada PC4

5.      PC 5
a)      Masuk (klik) pada PC5.
b)      Klik tab Desktop.
c)      Klik menu IP Configuration.
d)     Pilih yang static.
e)      Kemudian masukan IP Address, Subnet Mask dan Gateway yang sudah disesuai dengan Router 3 (R3), untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar B.7 dibawah.
f)       Setelah itu close saja. 

                 Gambar B.7. Pemberian IP Pada PC5
6.      PC 6
a)      Masuk (klik) pada PC6.
b)      Klik tab Desktop.
c)      Klik menu IP Configuration.
d)     Pilih yang stati
e)      Kemudian masukan IP Address, Subnet Mask dan Gateway yang sudah disesuai dengan Router 3 (R3), untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar B.8 dibawah.
f)       Setelah itu close saja.
                       Gambar B.8. Pemberian IP Pada PC6



C.     Pembuatan Tabel Routing Pada Masing-masing Router
1.      Router 1 (R1)
a)      Masuk (klik) router 1
b)      Klik tab CLI
c)      Kemudian ketikan petintah berikut:
ip route 213.111.27.0 255.255.255.0 193.169.29.2 -> enter.
ip route 213.111.28.0 255.255.255.0 193.169.30.28 -> enter.
ip route 193.169.30.0 255.255.255.0 193.169.29.2 -> enter.
*untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar C.1 dibawah.
d)     Setelah itu close saja.


 
 
                   Gambar C.1. Tabel Routing Router 1 (R1)

2.      Router 2 (R2)
a)      Masuk (klik) router 1
b)      Klik tab CLI
c)      Kemudian ketikan petintah berikut:
ip route 213.111.26.0 255.255.255.0 193.169.29.1 ->enter.
ip route 213.111.28.0 255.255.255.0 193.169.30.28 ->enter.
*untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar C.2 dibawah.
d)     Setelah itu close saja.


Gambar C.2. Tabel Routing Router 2 (R2)

3.      Router 3 (R3)
a)      Masuk (klik) router 1
b)      Klik tab CLI
c)      Kemudian ketikan petintah berikut:
ip route 213.111.27.0 255.255.255.0 193.169.30.27 -> enter.
ip route 213.111.26.0 255.255.255.0 193.169.29.1 -> enter.
ip route 193.169.29.0 255.255.255.0 193.169.30.27 -> enter.
*untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar C.3 dibawah.
d)     Setelah itu close saja.




Gambar C.3. Tabel Routing Router 3

D.    Pengetesan
1.      Ping
Perintah ping digunakan untuk mengetahui apakah suatu PC tersambung ke jaringan atau tidak. Jika yang muncul tampilannya seperti pada gambar D.1 maka sudah berhasil tersambung dan apabila yang tampil tulisanya “Request Timed Out” atau “Denistation Host Uncraeble”.
Caranya pengetesannya sebagai berikut:

Gambar D.1. Tampilan Pengetesan Ping
2.      Pengiriman pesan
Pengiriman pesan dilakukan dari satu PC Client ke PC Client pada jaringan yang lain. Jika hasil pengetesan tulisannya menunjukan “Successful” seperti pada gambar D.2 dibawah berartii sudah berhasil dan apabila tulisannya “Filed” berarti gagal.


Gambar D.2. Pengetesan Pengiriman Pesan
Ok sekian untuk tutorial kali ini silahkan di  Downloads saja biar lebih jelas !!! Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan mudah-mudahan untuk selanjutnya saya masih bisa tetap berbagi untuk tutorial atau cara-cara hal lain yang bermanfaat bagi khalayak.

Wassalamua’laikum Wr. Wb.